Minggu, 07 Februari 2010

Ketika semuanya menjadi buram..kabur..dan tak terlihat..
Ketika keduanya saling menyakiti..ketika rasa itu menjadi benci..
Hah...aku tak mengerti apa yg terjadi sekarang..
Semua masukan berakhr menjadi masukan yang mentok kearah sana..aku tak ingin..tp rasa ini begitu menyiksa..oh Tuhan..apa kau mendengarkanku?apa dia MELihatku seperti dlu?
Aku tak sanggup melihat realita ini..aku sendiri mencoba bertahan...tetapi didalam sini...aku HANCUR Tuhan...
Aku menjadi pesakitan lg..dan ini LEBih dari apa yg pernah ku alami..
Akupun tak mengerti sampai kapan ini akan berakhr..
Aku letih untuk sekedar berbagi ceritaku..aku letih untuk sekedar menunggu..aku letih untuk sekedar bertahan tanpa ada yang memompang tubuhku ini..AKu HANCUR Tuan...
Apa kau melihatku,melihat senyumku seperti bbrapa bulan yg lalu?
Aku sendri lupa akan senyumanku?

Aku menulis ini bukan untuk mereka tau atau untuk mencari simpati..tp aku tak kuat menahan ìni semua..dan kau seakan tidak peduli itu...

Diam dan diam..kau diam tanpa kata..aku tak mengerti..
Haa..sudahlah mungkin benar apa kata mereka rasa itu sudah tak ada lagi..

Ada yg bilang ketika kau SEDIH,TAHANLAH AIR MATAMU...ketika kau KALAH MENANGISLAH..dan kini aku merasa kalah dg semuanya....maaf dan maafaku tak bisa bertahan...tapi akan ku coba bertahan sekali lagi..entahlah...hati ini bimbang..mata ini sudah berairrr

Tidak ada komentar: